Luhut tak Khawatir Rupiah Tembus Rp15.000/USD

Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tidak panik melihat posisi nilai tukar rupiah yang menembus Rp15 ribu per dolar Amerika Serikat (USD). Pasalnya, pelemahan mata uang Garuda tak diikuti tingginya inflasi.

“Ya enggak apa-apa, saya kira tidak masalah. Jangan lah ribut-ribut. Kan Rp15 ribu per USD naiknya secara bertahap, maka lihat lah secara utuh,” kata Luhut, ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2018 malam.

Menurutnya inflasi masih terjaga di bawah target pemerintah meski nilai tukar rupiah tetap berfluktuasi. Terbukti, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2018 mengalami deflasi sebesar 0,18 persen yang disebabkan oleh penurunan harga bahan pokok di hampir seluruh wilayah Indonesia.

“Ekonomi kita bagus. Kalau inflasi kita ikut jelek ya kita ikut khawatir ya,” imbuh dia.

Selain itu, sambung Luhut, pertumbuhan kredit per Juli 2018 mencapai 11,34 persen dibandingkan dengan Juli 2017 (year on year/yoy). Artinya, laju pertumbuhan kredit masih naik meski rupiah mengalami depresiasi.

“Laju pertumbuhan kredit kita juga naik,” beber dia.

Luhut meyakini depresiasi nilai tukar rupiah saat ini masih dalam kondisi wajar. Sebab, banyak mata uang negara-negara dunia ikut terdampak akibat USD ‘pulang kampung’.

“Pengusaha juga enggak apa-apa. Jadi seluruh dunia memang agak lambat karena dunia lari ke AS gara-gara lebih enak investasi di AS. Jadi, terjadi lah depresiasi itu,” pungkas dia.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah menembus batas Rp15.000 per USD pada penutupan perdagangan Selasa, 2 Oktober 2018. Rupiah kembali melemah setelah USD mendapatkan sentimen positif akibat dari kesepakatan baru NAFTA.

Bloomberg, Selasa, 2 Oktober 2018, mencatat rupiah melemah 132 poin dan berada pada Rp15.042 per USD. Kemudian Yahoo Finance merekam rupiah melemah 140 poin dan berada pada Rp15.045 per USD. Bank Indonesia melansir mata uang rupiah melemah dengan berada pada posisi Rp14.988 per USD.

(HUS)