BI: Ekonomi Sumbar Triwulan III Ditaksir Melambat

Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Padang: Bank Indonesia (BI) memperkirakan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) triwulan III-2018 tumbuh melambat berada pada kisaran 4,8-5,2 persen dibandingkan triwulan II-2018.

“Perlambatan terjadi karena normalisasi konsumsi rumah tangga setelah berakhirnya hari besar keagamaan yaitu Idul Fitri,” kata Kepala BI perwakilan Sumbar Endy Dwi Tjahjono dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Sumbar triwulan II-2018, di Padang, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 28 September 2018.

Menurutnya komponen yang paling dominan memicu perlambatan adalah penurunan kinerja sektor konsumsi rumah tangga karena mendominasi pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan.

Pada 2017 konsumsi rumah tangga mempunyai pangsa hingga 51 persen dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto Sumatera Barat.

Ia mengatakan berakhirnya Ramadan dan Idulfitri memberi dampak signifikan terhadap normalisasi konsumsi rumah tangga. Selain itu pada triwulan III-2018 perkiraan peningkatan laju inflasi juga dapat melemahkan daya beli sehingga mengakibatkan penurunan konsumsi rumah tangga.

Akan tetapi pencairan gaji ke-13 ASN dapat menahan lajunya lebih dalam. Kemudian meningkatnya konsumsi pemerintah pada triwulan III terkait realisasi anggaran pemerintah yang diyakini tumbuh siginifikan akan menahan perlambatan ekonomi.

Pada sisi lain perbaikan kinerja lapangan pertanian khususnya subsektor perkebunan kelapa sawit diperkirakan dapat menopang daya beli konsumsi rumah tangga petani seiring masuknya masa panen.

(AHL)