Penerimaan Negara Capai Rp1.152,8 Triliun hingga Agustus 2018

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan negara telah mencapai Rp1.152,8 triliun sampai dengan akhir Agustus 2018. Penerimaan itu telah mencapai 60,8 persen dari target dalam APBN tahun ini sebesar Rp 1.894,7 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan penerimaan negara juga lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini penerimaan tumbuh 18,4 persen, sementara tahun lalu hanya tumbuh 11,4 persen.

“Berarti pendapatan negara tumbuh 18,4 persen dibanding tahun lalu yang realisasinya Rp973,4 triliun,” kata dia dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Jumat, 21 September 2018.

Dirinya menambahkan, penerimaan negara terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp907,5 triliun. Penerimaan tersebut mengalami pertumbuhan 16,5 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan 9,5 persen periode yang sama tahun lalu.

Penerimaan perpajakan terdiri dari pendapatan pajak sebesar Rp799,5 triliun dan bea cukai sebesar Rp108,1 triliun. Naik dibandingkan dengan akhir Agustus 2017 yang masing-masing tercatat Rp686,1 triliun dan Rp92,6 triliun.

“Tahun lalu perpajakan kita tumbuhnya juga tinggi tapi masih di bawah yaitu 9,5 persen. Untuk penerimaan pajak dan bea cukai telah mencapai 56,1 persen (dari target) dan tumbuhnya 16,5 persen untuk pajak dan cukai 16,7 persen,” jelas dia.

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp240,2 triliun sampai akhir bulan lalu. Sedangkan penerimaan dari hibah tercatat sebesar Rp4,9 triliun atau mencapai 417,01 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2018.

(AHL)